Monday, October 26, 2015

Review: Livaza


Nggak sengaja browsing dan end up di e-commerce yang khusus menjual furniture dan pernak-pernik dekorasi rumah. Saat itu, pertengahan Juni, Livaza baru soft launching. Heran, nggak pernah dengar website ini sebelumnya. Apa kurang promosi kah?

Akhirnya saya belanja perdana satu set teko plus cangkir Kukicha Sap Green dari SAHL Goods seharga Rp85 ribu. Itu harga diskon lho! Livaza juga free ongkir tanpa pembelian minimum, ini salah satu keunggulan e-commerce ini. Sahl Goods ternyata brand lokal dari Bandung.

Set teko dan mug itu saya terima dengan packaging kayu supaya barang di dalam kardus tidak pecah. Ternyata, barang yang dipesan di Livaza dikirim langsung oleh seller. Kecuali produk yang diproduksi atau dilabeli Livaza ya.

Jadi, order perdana saya dikirimkan oleh Sahl Goods sendiri. Set teko dan cangkir masih dibungkus dengan bubble wrap, kardus pun berisi kertas-kertas. Barang saya terima dengan baik, tidak retak sedikit pun.

Saat Jakarta Great Online Sale 2015 berlangsung, Livaza bekerja sama dengan Bank Mandiri, Telkomsel, Line, dan Baidu, memberikan diskon yang gila-gilaan! 

Bayangkan, dengan tukar 20 poin Telkomsel, dapat potongan harga Rp300 ribu untuk minimum transaksi Rp500 ribu! Jadi cuma bayar Rp200 ribu aja dong! Diskon banget nggak sih?

Saya pun memanfaatkan promo ini dengan belanja beberapa barang di Livaza. Saya belanja mug bertutup kayu dari SAHL Goods, serving tray dari Mimesa, dua art print, dan satu pajangan babi putih mungil seharga Rp16.500. Total belanja Rp505.500, saya hanya bayar Rp205.500!





Pengiriman barang pun dilakukan bertahap karena setiap barang dikirimkan oleh seller masing-masing. Hampir dua minggu saya menunggu kiriman barang hingga semuanya komplit.

Baru-baru ini, saya beli cushion berbentuk kucing dengan siluet warna-warni dari Salse Living seharga Rp105.000. Ada promo sehingga saya beli seharga Rp89 ribu aja. Lumayan buat menahan punggung di kursi kantor.



Selang beberapa hari, saya dikontak by email oleh Livaza, apakah berkenan memberikan testimoni sebagai pelanggan Livaza? Nanti testimoni akan ditampilkan di website Livaza.

Saya berkenan dong karena Livaza is worth to get more exposure. Kenapa? 

  • Harganya terjangkau
  • Free ongkir
  • Banyak pilihan barang furniture maupun pernak-pernik dekorasi rumah
  • Jangan takut bingung karena Livaza punya section pilihan barang berdasarkan kebutuhan ruang: ruang kerja, taman, living room, bedroom, dining room, kitchen, dan lain-lain
  • Mostly they offer local product, made in Indonesia! Jadi, belanja di Livaza turut berkontribusi pada industri kreatif nasional

As thank you gift, Livaza mengirimkan saya satu set teko dan cangkir dari SAHL Goods! Suka banget dong di-treat dengan baik sama e-commerce favorit.



Nggak hanya buat saya, Livaza juga memberikan voucher code untuk diskon 10% tanpa minimum pembelian untuk Anda semua! Periode masa berlaku voucher hingga 30 November. Caranya, tinggal submit kode voucher pada kolom yang tertera.
EDWINA10



Don't miss it ya!

Friday, October 9, 2015

Jelajah Bintaro

Weekend lalu saya dan suami niat mau staycation ke Bintaro. Kenapa Bintaro? Karena bebas macet dibandingkan dengan menuju pusat Jakarta. Mupeng sih pengen nginep di Artotel Thamrin tetapi akhirnya memutuskan menginap di Hotel Santika Premiere Bintaro.

Perjalanan ke Bintaro melalui jalan kampung sekitar 30 menit saja, naik motor ya makanya bisa menembus jalan kampung yang sempit dan berlubang. Nggak harus menghabiskan waktu bermacet ria di Jalan Raya Ciledug atau Joglo.

Sabtu siang, kami ingin makan di sekitar Bintaro. Setelah browsing dan menemukan rekomendasi Qraved, kami pergi ke IND.USTRIE, katanya sih salah satu resto hits di Bintaro. Lokasinya di kompleks pertokoan Jalan Kebayoran Arcade dan letaknnya di sisi paling depan dan paling pojok kanan, dari arah pintu masuk.

Siang itu sepi, kami berdua tamu mereka. Tidak lama datang bapak-bapak yang memilih duduk di area outdoor/ smoking area. Saya pesan menu katsudon beef, french fries, dan iced strawberry tea sedangkan suami pesan katsudon chicken dan iced cappuccino. 

Rasanya tentu enak dong dengan porsi yang mengenyangkan. Apalagi saya pesan katsudon dengan nasi yang memenuhi mangkuk. Kenyang sekali! Cuma saya kurang sreg dengan sambal cabe yang homemade, mending dicocol saus sambal botolan. Well, masalah selera sih ya.


Katsudon Beef

Iced Cappucinno

Iced strawberry tea
Selesai makan siang, saya langsung menuju hotel meskipun belum pukul 2 siang. Kan rata-rata hotel check in pukul 14.00. Saya tiba pukul 13.30 dan ada dua jalur antrian di depan resepsionis. Sekitar 10 menit, tiba giliran saya. Saya cukup bilang booking hotel via Traveloka dan menunjukkan KTP asli.

Resepsionis minta deposit Rp200 ribu dan saya kaget dong, kenapa tidak diinformasikan sebelumnya. Dia menawarkan, apa akan closed? Saya nggak ngerti maksudnya gimana, yang jelas saya batal ngasih deposit dan jika ada tagihan apapun akan langsung dibayarkan.

Hmm.. tamu yang mengantri sebelum saya dikasih welcome drink sedangkan saya engga. Nggak tau sih alasannya apa. Kemudian, request saya tidak terpenuhi semuanya. Saya request queen sized bed, no smoking room, dan pool view. Nggak dapat kamar yang pool view, hiks.

Dengan biaya sekitar Rp600 ribuan melalui Traveloka, saya puas dengan service yang diberikan Santika Bintaro. Kamarnya nyaman, pilihan menu saat breakfast sangat variatif. Nggak semua hotel menyajikan menu chawan mushi dan broccoli au gratin sebagai pilihan sarapan. 

Kamar yang kami tempati

6th floor swimming pool

Broccoli au Gratin yang endeuuss

This is surprisingly very addictive: cold green tea milk
Sore hari, iseng pengen ngemil. Jadilah saya dan suami menuju Pasar Modern Bintaro yang menawarkan puluhan tenda kaki lima. Saya melipir ke tenda roti bakar. Saya pesan roti bakar nutella sedangkan suami order pisang bakar coklat. Harganya juga sangat terjangkau, tidak sampai Rp20 ribu per makanan.


Malamnya, saya dan suami dinner di Talaga Sampireun, yang tidak jauh dari hotel. Siangnya sudah reservasi supaya dapat seat dengan view kece. Dapatlah saya posisi di area deck, dikelilingi kolam buatan dan tepat di depan stage home band.

Restoran ini cocok buat makan bareng keluarga karena suasananya mendukung, homey, dan luasss sekali. Cocok juga buat yang lidahnya lokal banget. Harganya ternyata terjangkau. Saya makan berdua suami plus dessert dan 5 jenis minuman menghabiskan Rp260 ribuan.




Overall saya puas dengan staycation di sekitar Bintaro karena memiliki banyak tujuan kuliner. Kalau penginapan sih, kayaknya cuma Santika Premiere Bintaro aja deh. Mau ke sana lagi? Tentu dong!