Thursday, April 21, 2016

Review: Revlon Photoready BB Cream in 020 Light Medium


Produk BB cream pertama saya adalah Etude Shiny Star, digunakan sejak 2013 silam. Pemakaiannya irit sekali karena hanya perlu tiny drop to cover all over the face.

Saat sudah habis, saya ingin mencoba produk yang harganya lebih murah. Saat browsing di Sociolla, saya menemukan brand Revlon memiliki produk BB Cream dan harganya Rp90 ribu.

Berikut review saya selama menggunakan Revlon Photoready BB Cream:


Pros:
+ Kemasan sleek dan futuristic karena tube berwarna silver dan cap berwarna hitam.
+ Ada transparent part sehingga bisa melihat warna dan isi BB cream.
+ Pemakaiannya hemat karena only need small amount for the entire face.
+ Mudah nge-blend di wajah jika sebelumnya sudah memakai moisturizer.
+ Ada beberapa pilihan warna yang sesuai dengan kulit perempuan Asia.
+ Teksturnya agak cair seperti lotion.
+ Tidak berbau chemical.
+ Saat dipakai, terasa nggak pakai apa-apa alias nggak cakey.
+ Masa pemakaian 24 bulan, terbilang lama!

Cons:
- Nggak dilengkapi pump, kemasan standar untuk BB cream lokal. Jadi, kalau mau habis mesti dipencet tube-nya.
- Nggak bisa cover noda atau bekas jerawat dengan baik. Need more effort with another beauty products.
- Staying power so-so karena 3-4 jam kemudian wajah kembali oily.

Price:
Rp90 ribu

Where to buy:
Sociolla

Repurchase:
No.

PS:
Setelah lama dipakai, teksturnya agak berubah menjadi agak berminyak. Saya mencoba shake the bottle before using it but the result is zero padahal belum habis masa kadaluarsa. Saya sudah berhenti memakai ini sejak teksturnya berubah.


Dapatkan potongan senilai Rp50 ribu setiap belanja minimal Rp250 ribu di Sociolla, dengan memasukkan kode voucher SBNLA0R7


Wednesday, April 20, 2016

Review: Aubeau Lipstick in #22 Prune


Saya engaged dengan brand lipstick lokal baru-baru ini, terutama yang hits, seperti Wardah, Make Over, Polka, Mineral Botanica, Purbasari, dan paling anyar Rollover Reaction.

Lipstick merek Aubeau ini saya dapatkan sebagai hadiah dari games pernikahan seorang rekan kerja. Saya sempat lupa kalau punya lipstick ini. Brand Aubeau ini tidak familiar untuk saya yang cenderung pakai US drugstore brand. But I will give it a try.

Pros:
+ Made in Indonesia, diproduksi oleh PT Cedefindo di Bekasi untuk PT Candika Wastu Pramathana di Pulogadung.
+ Kemasannya nggak terlihat murahan untuk lipstick buatan lokal. Tube berwarna hitam doff dengan bagian tengah berupa warna silver dengan merek Aubeau tercantum di sana. Kemasan terbaru berwarna biru muda.
+ Warnya pigmented, sekali pulas langsung menyatu dengan bibir.
+ Satin finish.
+ Mengandung moisturizer, vitamin A & E, UV filter, dan antioksidan.
+ Nggak bikin bibir kering karena kandungan moisturizer.


Cons:
- Not transfer free!
- Warnanya cepat memudar sehingga harus sering reapply.
- Brand ini kurang terekspos.


Price:
Rp40 ribu

Where to buy:
Tokopedia, Bukalapak

Repurchase:
No

Rate:
3 out of 5

Tuesday, April 19, 2016

Review: Bilna


I count on online shop when it comes to newborn gift. Bilna is one of my favorite online shop to buy newborn needs because they sell various items.

Nggak terhitung frekuensi saya belanja di Bilna. Kalau ada teman atau kerabat yang lahiran, saya suka membeli selimut, set pakaian newborn, sepatu, atau set mitten & socks di Bilna.

Bilna juga punya beragam stok mainan bayi dan anak yang dijamin original dan harganya reasonable, seperti Fisher Price, Bright Starts, Sassy, atau Little Tikes. Kadang harga Bilna lebih murah dibandingkan dengan online shop sejenis.

Seiring berjalannya waktu, Bilna melakukan diversifikasi bisnis, yakni menjual produk non baby and new mom needs, seperti makeup, peralatan rumah tangga dan dapur.

Belum lama ini, Bilna bergabung dengan salah satu online shop bernama Moxy, yang juga menjual produk beragam kebutuhan. Tampilan Bilna pun menjadi Bilna by Orami di website resmi.

Tetapi, saya punya pengalaman nggak enak sama Bilna pada akhir tahun lalu, yang bikin saya sempat absen belanja di sana.

Saya pernah order dan sudah transfer. Esok hari, saya menerima email kalau hampir semua barang pesanan out of stock. Saya komplain dong karena masih bisa order di web. Mereka beralasan, website tidak update. Nah loh, fatal bener buat bisnis seperti ini. Saya mengajukan refund dan mereka menyanggupi.

Selang sepekan, dana refund nggak kunjung masuk. Saya menghubungi Bilna dan mendapatkan jawaban yang mengejutkan. Tiba-tiba saja Bilna menyatakan barang yang saya pesan sudah tersedia dan siap dikirim. Hell no, you messed with the wrong chick! I was exploding that time, saya marah karena merasa dicurangi.

Minta refund, sengaja ditahan sampai barang restock, ogah rugi deh! Saya minta barang yang ternyata terlanjur dikirim dan diterima ibu mertua untuk diambil lagi dan tetap menuntut refund.

Saya sudah terlanjur belanja di online shop lain begitu barang dinyatakan out of stock oleh Bilna. Akhirnya, dana refund ditransfer pada awal pekan berikutnya.

Tetapi, emang dasarnya Bilna punya barang yang lucu, lengkap, dan terjangkau, saya kembali lagi berbelanja pada awal tahun ini. Sempat khawatir jika barang yang dipesan ternyata out of stock.

Kekhawatiran saya tidak terbukti. Setelah berbelanja sebanyak 4 kali, barang yang saya pesan dikirim semuanya, tidak ada yang dinyatakan out of stock. Sepertinya Bilna telah memperbaiki updating website dan manajemen warehouse.


Pros:
+ Banyak pilihan produk dengan navigasi yang friendly.
+ Harganya terjangkau.
+ Sering ngasih diskon!
+ Adanya fitur yang memberikan notif jika barang yang out of stock telah kembali tersedia.
+ Produk yang dijual adalah asli.
+ Adanya review customer cukup membantu dalam memilih barang.
+ They improved the packaging! Pesanan dikirimkan dengan kardus berlogo Bilna. Bahkan pesanan mainan seperti rattle atau stuffed animals dibungkus lagi dengan plastik Ziploc.
+ Tidak perlu repot kirim bukti transfer atau konfirmasi pembayaran.

Cons:
- Jika belanja tidak mencapai Rp200 ribu, biaya ongkir terasa mahal, yakni sebesar Rp18 ribu untuk 1-2 kg
- Hanya punya satu rekening pembayaran, yaitu BCA.

Tips:
- Luangkan waktu untuk membandingkan harga produk di Bilna dengan olshop sejenis. Bouncer merek Sugar Baby lebih murah beli di toko fisik.


Monday, April 18, 2016

Battle of Lip Balm


Lip balm sudah menjadi must have beauty item yang harus ada di makeup pouch. Bibir saya mudah kering jika sedang tidak memakai lipstick. Saya suka memakai lip balm supaya bibir tetap lembab.

Semakin menjamurnya matte liquid lipstick, semakin penting pemakaian lip balm. Banyak beauty blogger yang menganjurkan pemakaian lip balm sebelum memulas liquid lipstick. Sure it will work as shield to keep your lips moisturized, not dry out.

Saya membuat list lip balm yang pernah digunakan from the least favorite.

NYX Color Lip Balm in Spasibo


Review:  
Kemasan berbentuk stick dengan cap yang tidak mudah copot. Khas NYX banget, dominasi warna hitam. Wanginya enak, animal cruelty free/ hypoallergenic, mengandung seed oil dan beeswax. Formulanya cukup melembabkan bibir. Saya kurang sreg karena finishing touch-nya shimmer dan warna nude ini nggak cocok di bibir saya yang agak gelap.

Badger Lip Tint & Shimmer in Copper 


Review:

Lip balm ini dikemas dengan dua sisi dengan fungsi berbeda. Sisi kiri adalah lip balm dengan shade copper, cenderung orange dan shimmery. Sisi kanan adalah opal shimmer supaya lebih shiny, warnanya seperti pale pink dengan micro glitter. Saya menyesal membelinya meskipun tergiur diskon. Lip balm tipe ini didn't suit my look, meet my liking. Efek shimmery-nya overpower fungsi utamanya sebagai lip balm. Padahal mengandung extra virgin olive oil, beeswax, cocoa butter, dan castor oil.

Maybelline Baby Lips in Lychee Addict 


Review:
Everyone's favorite! Harganya murah dan kemasan warna pastel yang cantik. Wangi buat leci dan formula yang bikin bibir lembab. Tetapi, sayangnya lip balm ini kurang ampuh mengatasi bibir kering dan cracking gara-gara matte liquid lipstick.

Nuxe RĂªve de Miel Lip Moisturizing Stick


Review:
Merek asal Prancis ini mendadak rave setelah banyak beauty blogger dan influencer bikin review. Saya baru tahu produk ini setelah dijual online di Socialla dan Sephora (formerly Luxola). Saya pernah menulis review ini di #SelasaCantik Annisast.com, bisa baca di sini. Lip balm ini wangi grapefruit dan mengandung sweet almond oil, beeswax, rice bran wax, dan madu. Tetapi, efek moisturizing-nya cepat memudar sehingga harus sering reapply begitu bibir terasa kering. Harganya terbilang mahal untuk lip balm berbentuk stick.

Evete Naturals in Green Tea


Review:
Saya menemukan lip balm terbaik dari semua lip balm di atas. Saya cukup surprise karena lip balm ini diproduksi oleh perusahaan kosmetik lokal. Harganya juga sangat terjangkau. Apalagi wanginya green tea, my favorite scent! Saya suka konsistensi lip balm ini melembabkan bibir. Sejak pakai ini dengan rutin, bibir jarang kering mengelupas. Definitely repurchase!


Friday, April 15, 2016

Review: City Color Creamy Lips in Sweet Sangria


Demam liquid lipstick brand drugstore US menjangkiti saya. Saya membeli liquid lipstick merek City Color Cosmetics ini pada Oktober 2015 karena harganya murah dan kemasannya imut.

City Color Cosmetics lebih dikenal dengan produk contouring-nya dibandingkan dengan liquid lipstick. Masih kalah gaung dari LA Girl dan Colourpop. Drugstore brand asal Amerika Serikat ini eksis sejak 2013.

Setelah dicoba, well, it's kinda disappointing karena aplikatornya nggak enak, hasilnya nggak dead matte, not transfer proof, dan longevity so-so.

Klaim dari City Color Cosmetics:
With true opaque color, City Color Creamy Lips is a lip paint that just won't quit! A little goes a long way with this ultra pigmented formula - only a light touch is needed for full coverage with only one layer. Sets to a lightweight, semi matte finish that doesn't dry out and keeps your lips natural moisture preserved. Available in 12 sweet and sultry shades. Pro-tip: Wipe excess product off wand before applying to ensure the best application and staying power.

Here's my review:

Pros
+ Kemasannya unik, mirip dengan Nubar Nail Polish.
+ Ukurannya mini dibandingkan dengan liquid lipstick di pasaran: kotak persegi panjang ala Bourjois Rouge Edition Velvet atau panjang ramping seperti LA Girl/ Colourpop. Nggak makan tempat disimpan di makeup pouch.
+ Nggak bikin bibir kering.
+ Wanginya enak.
+ Warnanya pigmented tetapi saya perlu swipe beberapa kali untuk shade Sweet Sangria ini supaya merata.
+ Harganya sangat terjangkau untuk ukuran imported liquid lipstick.
+ Animal cruelty free and paraben free!

Cons:
- Aplikatornya nggak enak, saya kesulitan merapihkan lipstick di garis bibir.
- Teskturnya agak cair, tidak creamy alias nggak sesuai dengan nama produknya.
- Satin finish, not matte.
- Not transfer proof.
- Longevity terbilang biasa saja karena akan memudar begitu selesai makan dan minum. Tetapi, masih ada semburat stain di bibir.
- Ukuran mini, isinya cuma 2,3 ml.

Price:
Rp50 ribu-Rp120 ribu

Where to Buy:
Bhinneka, Lazada, Tokopedia, dan ITC (Instagram Trade Center)

Repurchase:
No

Rate:
3 out of 5


Thursday, April 14, 2016

7 Reasons to Watch #AsNTM4


There's plenty of reason to watch the only Tyra Banks' legacy in Asia after America's Next Top Model ended in cycle 22.

I've been watching Asia's Next Top Model (AsNTM) since the second cycle. The show got a major improvement and sharpened its quality.

Indonesia should be proud of this show because they really appreciate us as strong contender and has lots of potential.

From cycle 1-2, the host of Asia's Next Top Model was Nadya Hutagalung, the Indonesian born top model. The last season winner was Ayu Gani from Indonesia. The current season, Indonesia is represented by not only two but three pretty ladies: the contestants themselves and the model mentor, Kelly Tandiono.

Why you must watch the show:
1. New judges!


Bye bye Georgina Wilson, Adam Williams, and Joey Mead King! Welcome, Cindy Bishop, Yu Tsai, and Kelly Tandiono!

Last year, lots of fans complaining about Georgina's lack of skill to host the show. She was just standing like a porcelain doll, less encouraged the contestants.

The contestants must be proud because of Yu Tsai! Man, he's coming straight from El-Lay to coach them! He's the only one Yu Tsai from ANTM! But it looks like AsNTM contestants are utterly intimated by him. Ugh, what spoiled models! Nggak tahan banting sama doi!

2. Awesome guest appearance
Patricia Field from Sex and the City coming as the guest mentor slash judge for AsNTM. Uber cool to have a chance to meet her in person!


3. More challenging photo shoot
The contestants had to strike a pose inside a giant crystal ball, jumping in the trampoline, in the boat, behind the running car, and also doing yoga games above the sea surface.




4. Proud Indonesian


There are two Indonesian contestants for the cycle 4: Aldilla Zahraa and Patricia Gunawan. At first, they seemed very promising to make a history: Indonesian winner for two consecutive cycles. But they are quite stumbled and unstable after 6 weeeks. I know, they both are burdened by the fact that the last cycle winner was from Indonesia.

I am less optimistic that our contestants will win this cycle. Aldilla left the show last night, she was on top 8. She got lots compliments from the judges for her pretty face but she was struggling to sync the facial expression and her body move.

The last Indonesian standing is Patricia. Well, she is unstable, less consistency week by week. Sometimes her poses are quite wacky tacky. The mutual feeling also goes to her personality. But I hope she can make it until the end.

5. More countries to participate
Mongolia and Myanmar join the army for the first time ever! But that's too bad that Japan, India, Taiwan, China, and Nepal didn't send their models.

6. Better makeup and outfit!
Since last season, AsNTM has been partnered with Zalora, team up to provide the wardrobe for the models. For the current season, they even make major change for the judging session. They set up a theme for the models' look and it is so effortlessly chic.

Maybelline New York also appointed as the official makeup partner. I envy them so bad because the contestants can use the latest Maybelline New York products.




7. Drama! Drama! Drama!
The show itself is a reality show, I believe it's scripted. Each of the contestants had to portray a personality, I guess.

The major makeover episode was filled by loud cry. The most cry baby contestant from Vietnam, had to be eliminated. She was unhappy with her hair makeover. Shoo shoo go away!

There's also a Miss Whining about anything and the girls keep talking about her behind the closed door. Yes, cat fight scene please! More drama, please? The more, the merrier.

Go watch #AsNTM4, new episode every Wednesday at 8 PM on StarWorld. Please check their updates in social media, especially Instagram @asntmofficial. You will find many hilarious comments there :)

Pics source:
http://data1.ibtimes.co.in/cache-img-0-450/en/full/604489/1460529264_judges-asias-next-top-model.jpg
https://scontent.cdninstagram.com/t51.288515/s640x640/sh0.08/e35/12976302_1707878146155676_998811388_n.jpgig_cache_key=MTIyMjgyMTg2MjU2ODkzNjI3Nw%3D%3D.2
https://paddylastinc.files.wordpress.com/2016/03/tuti.jpg?w=500&h=353
https://1.bp.blogspot.com/X7dgbRMBhw/Vun0Xp8mslI/AAAAAAAAjeo/g1xxM86ug6s7UlXIOvCo8Z7Z6VTapYd6w/s1600/aldilla.png
http://i0.wp.com/amiciness.com/wp-content/uploads/2016/03/AsNTM4-Episode-4-Photo-Shoot-Sang-In.jpg


Wednesday, April 13, 2016

Lipsticks not Worth The Hype


Ada beberapa lippen yang mengecewakan meskipun sangat hype dibicarakan. Saya tergoda membeli lippen ini karena teracuni posting di Instagram dan review beauty blogger.

Kekecewaan itu timbul karena hasilnya di bibir tidak sesuai ekspektasi. Jadi, lippen-nya jarang dipakai dan end up di makeup case. Syukur-syukur ada yang mau beli preloved begitu saya gelar lapak di Kaskus.

Berikut tiga produk lippen yang not worth the hype according to my personal experiences:

#1 MUA Luxe Velvet Lip Lacquer in Reckless



Saya kepincut warna merahnya karena seller @dejoyofmakeup sering di-mention sama beauty blogger favorit Alodita. Owner-nya sendiri yang ngasih review. Kulitnya bening ya, jadi warnanya jatuhnya bagus banget di bibir si mbak Joy.

First impression, warna merahnya memang sesuai ekspektasi saya. Not too bright, not too dark. What a perfect bold red pout! Ketika diaplikasikan, aplikatornya is too hard to handle. Jelek banget, kesusahan melukis pinggiran bibir (tanpa lip liner). Dibantu lip brush, malah cairannya menempel dan cepat mengering di brush.

Hasilnya memang dead matte tetapi begitu mengering malah cracking bahkan menjadi remah-remah lipstick yang mengotori baju. Saya harus pakai makeup remover untuk membersihkan lipstick ini. Saya nggak tertarik lagi membeli apapun produk liquid lipstick MUA.

#2 NYX Soft Matte Lip Cream in Ibiza

Saya pernah review liquid lipstick hits ini pada 2014, bisa baca di sini. Tertarik beli setelah menonton review Lizzie Parra. Yang disayangkan, NYX SMLC ini bikin bibir saya kering hingga mengelupas. Cukup kesulitan melembabkan kembali bibir, cukup terbantu dengan Vaseline petroleum jelly andalan.

Heran juga liquid lipstick ini masih punya banyak penggemar. Warnanya memang menarik dan banyak variasi tetapi efeknya mengecewakan.

NYX SMLC ini berakhir di Kaskus dan berpindah tangan ke pemilik baru. Saya hanya sempat memakai 2-3 kali karena dried out my lips so bad.

#3 Revlon Colorburst Lacquer Balm in Vivacious



Saya beli dupe-nya Clinique Chubby Stick karena harganya terjangkau dan jatuhnya bagus banget di bibir Emma Stone. Ya iyalah, kulitnya putih pucet begitu jadinya bagus pakai lipstick warna apa aja.

Saya suka dengan wangi mint pada lipstick yang retracable ini. Warnanya juga pigmented dengan satin finish. Tetapi, staying power-nya so disappointing. Saya harus reapply karena cepat sekali memudar, not transfer proof juga.

*** Dislaimer ***
The views and opinions expressed in this post are based on the writer's personal experiences. Other people may feel the difference.

Pict sources
http://www.rickysnyc.com/media/catalog/product/cache/1/image/800x800/9df78eab33525d08d6e5fb8d27136e95/s/m/smlc17.jpg

http://www.pancreaticcanceraction.org/wp-content/uploads/2011/09/lipstick-kiss.jpg



Tuesday, April 12, 2016

Bourjois Rouge Edition Velvet di Sephora Indonesia


Saya belum pernah berkunjung ke outlet Sephora manapun di Jakarta. Baru sekali ke Sephora, itu pun di Singapore.

Saat ke Plaza Senayan pada Sabtu lalu, saya baru ngeh ada outlet Sephora di LG, yang eskalatornya dari Sogo. 

Awalnya saya hanya berniat cek ombak, penasaran seperti apa isinya Sephora itu. Saya menemukan produk-produk yang bisa dibeli secara online di website resmi Sephora Indonesia (formerly Luxola).

Saya nggak sengaja menemukan satu rak berisi produk Bourjois. Yang bikin menganga adalah ada lippen favorit saya, Bourjois Rouge Edition Velvet! A sudden happiness!

Saya langsung memerhatikan setiap tube BREV yang dijadikan tester. Ada tester shade incaran saya, Frambourjoise. Saat saya swatch, kok cair bener seperti Bourjois Rouge Edition Aqua Laque? Hmm.. sepertinya udah kering atau mau habis isi testernya.



Saya coba swatch yang shade Fu(n)schia. Eh kok lucu sih warnanya? Teksturnya sih creamy ala-ala mousse ya. Saya jadi galau mau beli, antara Frambourjoise atau Fu(n)schia. Apalagi harganya normal, Rp188 ribu.

Saya ngebet mau beli karena warna incaran ini sold out terus di website Sephora Indonesia. Kalau beli di online shop IG atau lainnya, harganya dibanderol Rp200 ribu bahkan di atas itu.

Akhirnya, saya meneguhkan hati membeli BREV #2 Frambourjoise, warna yang saya idam-idamkan sejak lama, melengkapi koleksi BREV saya terdahulu: Happy Nude Year, Beau Brun, dan Hot Pepper.

#lotd: BREV #2 Frambourjoise
Saat saya ke sana, tersedia beberapa shade saja. Seingat saya, ada shade Frambourjoise, Fu(n)schia, Ping Pong, Ole Flamingo, dan Red-volution. Yang cukup lengkap adalah seri Aqua Laque, well, not meet my expectation. Bisa baca review-nya di #SelasaCantik Annisast.com di sini.

Buat yang mau beli BREV dengan harga normal, bisa langsung berkunjung ke outlet Sephora di Plaza Senayan!



Monday, April 11, 2016

Review: Wardah EyeXpert Optimum Hi-Black Liner


Eyeliner menjadi salah satu must have beauty item yang instantly pop your eyes in seconds. Tampilan mata jadi lebih "hidup" tanpa terkesan galak. 

Sebelumnya saya jarang memakai eyeliner karena ribet, nggak jago melukis supaya bisa menghasilkan sharp line. Dulu, mama yang suka memakaikan liquid eyeliner karena anak gadisnya nggak pinter memakainya.

Tetapi, lama-lama penasaran juga kenapa nggak bisa pakai eyeliner yang rapih. Saya pun mencoba beli eyeliner bentuk pensil dan retractable kohl sebagai alat latihan. Well, saya kurang puas dengan tesktur dan finishing yang dihasilkan eyeliner tipe ini. Formulanya yang tidak waterproof bikin wajah menyeramkan.

Akhirnya, saya pede membeli eyeliner cair dan berlatih membuat line di garis mata. Hmmm.. belum terlalu canggih sih tetapi saya cukup puas dengan line yang saya bikin. Ini review eyeliner cair yang mudah digunakan dan hasilnya memuaskan.

Pros
+ Eyeliner bentuk pen atau spidol, nggak perlu repot meraut seperti eyeliner pencil.
+ Diproduksi brand lokal yang sudah dapat sertifikat MUI.
+ Packaging-nya elegan dan slim, nggak makan tempat disimpan di makeup pouch.
+ Tutupnya nggak mudah lepas, aman dibawa ke mana-mana.
+ Ujung brush runcing, sangat membantu untuk bikin cat eyes liner dan bikin goresan yang presisi.
+ Waterproof sehingga staying power-nya jempolan! Nggak mudah hilang atau bleber saat kena air atau keringetan.
+ Eyeliner ini punya container pen khusus yang menjamin eyeliner bisa dipakai hingga tetes terakhir. Nggak perlu khawatir eyeliner cepat mengering.
+ Hasilnya satin finish dengan warna hitam pekat yang pigmented.


Cons
- Karena waterproof, membersihkannya perlu pakai eye makeup remover.
- Untuk eyelid berminyak, disarankan pakai eye primer lebih dulu.


Price
Rp65 ribu

Where to buy
Berrybenka, Pusatkosmetik.com, counter Wardah

Repurchase
Yes

Rate
4 out 5