Wednesday, July 27, 2016

#HKTrip: Hong Kong Disneyland Resort Hacks


Saya beruntung berkesempatan merayakan ulang tahun di salah satu tujuan wisata impian, Disneyland! Perlu waktu 29 tahun untuk merealisasikan mimpi tersebut. Alhamdulillah, i made it :')

Sudah banyak blog yang menulis review perjalanan mereka ke atraksi Disneyland pertama di Asia ini (yang kedua dan terbaru Shanghai Disneyland). Blog merekalah yang menjadi panduan saya ketika ke sini.

Saya akan sharing tips mengunjungi Hong Kong Disneyland Resort supaya waktu dan materi yang tersita menjadi lebih berarti.

1. Beli tiket di agen (saya pakai jasa Klook)
Believe it or not, harga tiket Disneyland di Klook bisa lebih murah Rp200 ribuan dibandingkan dengan membeli di website resmi. Saat kurs HKD1 = Rp1695, saya hanya perlu mengeluarkan uang Rp1,6 jutaan untuk 2 tiket 1-day sedangkan harga tiket resmi sekitar Rp1,8 juta.

Klook adalah website yang menyediakan travel deals di beberapa negara di Asia. Saya memesan semua tiket tujuan wisata di Hong Kong karena harganya lebih murah.

Pembayaran masih menggunakan CC atau Paypall. E-ticket akan dikirim by email atau via apps (kalau sudah install apps Klook). Saya print out tiketnya dan tinggal scan barcode di konter ticket redemptiom center, sisi kanan dari gerbang masuk Disneyland. Tiket asli seukuran name card keluar dari mesinnya.

Scan barcode di printout e-ticket di Ticket Redemption Machine

Tiket asli yang tinggal di-tap di pintu masuk
2. Bawa snack dan botol minum
Sudah jadi rahasia umum kalau harga makanan dan minuman di Disneyland HK mahal, rata-rata di atas HKD100 untuk makanan dan HKD28 untuk sebotol air mineral, soft drink HKD30, dan ice cream bentuk karakter Disney HKD40.

Saya mencoba menyelundupkan dua potong roti Maxim's Bakery yang dibeli di stasiun MTR Central dan sebotol air mineral ke dalam backpack. Saat pemeriksaan di gerbang masuk, tas hanya dilihat bagian dalam dan bagian dasar tas ditekan-tekan. Kedengeran lah itu krek-krek suara botol plastik. Tetapi, saya lolos aja tuh.

Kalau terpaksa beli minum air mineral di sana, botolnya jangan dibuang karena bisa refill. Caranya, cari drinking fountains yang biasanya terletak di area sekitar toilet. Kita bisa minum langsung atau mengisi air ke botol. Jangan malu, banyak kok yang melakukan.

Daftar lokasi drinking fountains di Hong Kong Disneyland Resort
Kalau masih lapar dan harus makan di salah satu resto, saya rekomendasikan makan di resto Starline Diner, area Tomorrowland. Harga menu paket termurah HKD99 berupa nasi, grilled chicken breast berlumur saus ala Bolognaise, dan soft drink. Bukan resto yang dicap halal sih tetapi inilah makanan berat termurah.

Kalau mengutamakan halal, ada resto Tahitian Terrace di area Adventureland dan resto Explore's Club di area Mystic Point. Well, harganya di atas HKD100 ya, makanan saja belum termasuk minuman.

3. Ambil peta dan jadwal pertunjukan Disneyland
Yap, kedua benda ini sangat membantu kita dalam menentukan prioritas atraksi yang ingin disambangi. Peta ini tersedia di tidak jauh dari pintu masuk Disneyland dan tersedia dalam beberapa bahasa.

Informasinya sangat jelas, termasuk icon direktori dan maknanya. Adapun lembaran jadwal pertunjukan menjadi panduan jika ingin menonton live attraction, informasi resto yang tutup atau jam operasional wahana, serta jadwal parade.

4. Bawa payung, topi, handuk, sunblock dan baju ganti
Kebetulan pada pertengahan Juli ini, cuaca Hong Kong lagi panas-panasnya. Bayangkan suhunya berkisar 33-35 derajat Celcius! Panas terik dan bikin banjir keringat!

Saya ke Disneyland tanpa bawa topi, payung, atau baju ganti. Hanya modal kacamata hitam. OMG! Itu menyiksa banget, badan kemerahan dan terasa lengket. Sebelum masuk MTR buat pulang, saya dan suami semprot-semprot body spray supaya nggak bau. Tahu kan aroma baju bau keringat dan lembab?

Kalau kegerahan, kami akan melipir ke toko souvenir karena AC-nya adem atau masuk ke wahana indoor.

5. Tahan godaan beli souvenir
Alasannya, mahal gilak! Tetapi, kalau memang ingin beli dan nggak khawatir spend much sih ya terserah. Saya sih tight budget sekali makanya nahan banget biar ngga belanja.
Harga souvenir termurah berupa pinsil seharga HKD38, magnet bervariasi HKD45-HKD75, gantungan kunci HKD65-HKD98, mug HKD105, bando HKD120an, dan kaos di atas HKD200.

6. Pastikan Octopus card fully loaded
Ketika tiba di Hong Kong, hal prioritas yang perlu dilakukan adalah membeli Octopus Card, yang menjadi alat transaksi naik transportasi umum di Hong Kong dan bisa dipakai berbelanja seperti di 7-11.

Minimal saldo Octopus Card yang disiapkan untuk ke Disneyland minimal HKD80. Pasalnya, tarif MTR ke Disneyland minimal di atas HKD20 untuk sekali trip dari stasiun MTR manapun.

Selain itu, nggak perlu repot antri beli tiket manual di loket tiket. Antrian di Hong Kong itu agak gila, banyak sekali orang di mana-mana dan antrian selalu panjang.

7. Bawa powerbank atau baterai kamera cadangan
Hal ini penting karena bakal seharian di Disneyland dan nggak mungkin buang waktu nongkrongin colokan. Sayang duit tiketnya, hehehe. Selain itu, banyak sekali spot kece buat foto. Nggak mau kan baterai hp mati, nggak bisa foto-foto.

8. Jika berulang tahun, datang ke City Hall
Saya baru tahu ada special treat buat yang berulang tahun. Caranya, datang saja ke City Hall atau semacam kantor customer service dan sebutkan kalau sedang berulang tahun. Apa tuh special treat-nya? Taraaaaa dikasih pin Disneyland, hehehe. Lumayan sekali dapat souvenir gratis tanpa beli :)


9. Wifi tersedia di seluruh area Disneyland
Salah satu yang saya suka dari Hong Kong adalah wifi gratis dengan akses cepat di area publik. Bahkan saya tidak jadi menggunakan sim card HK yang saya beli di Klook. Jadi, eksis di sosmed tetap bisa lanjut selama di Disneyland.

Nah, wifi bisa diakses selama berada di area terbuka. Artinya, kalau lagi ngantri atau lagi di dalam area wahana, akses wifi TIDAK tersedia

10. Manfaatkan Disney's FASTPASS
Ketika saya ke Disneyland, FASTPASS hanya tersedia pada dua wahana: Hyperspace Mountain di Tomorrowland dan The Many Adventures of Winnie the Pooh di Fantasyland. 

Apa sih FASTPASS itu? FASTPASS ini semacam kartu masuk untuk mempersingkat antrian. Ada keterangan waktu berlaku FASTPASS untuk suatu wahana. Jika waktunya cocok, masukkan tiket masuk Disneyland ke mesin FASTPASS. Nanti akan keluar tiket FASTPASS dan masa berlaku, yakni satu jam.

Nah, kita bebas ke mana saja dulu dan kembali lagi ke wahana tersebut jika mendekati waktu berlakunya FASTPASS. Nggak perlu ngantri lama untuk bermain di wahanan tersebut. Tetapi, selama jam berlaku FASTPASS wahana tersebut, kita tidak bisa mengambil FASTPASS untuk wahana lain.

Tetapi, sebelum semangat ambil FASTPASS, cermati dulu panjangnya antrian masuk wahana. Kalau antrian tidak terlalu mengular dan pergerakan cukup cepat, tidak perlu ambil FASTPASS. Saya sempat ambil FASTPASS untuk Hyperspace Mountain tetapi tidak jadi digunakan karena antrian tidak mengular.



Tuesday, July 26, 2016

Review: Rollover Reaction in Maxwell


Brand liquid lipstick lokal favorit saya merilis warna baru yang bold! Yang bikin spesial, liquid lipstick keluaran Rollover Reaction ini dikemas dengan box berhias karya ilustrator lokal Ykha Amelz, kakak kandung beauty blogger-influencer Tara Amelz.

Nggak hanya box khusus, liquid lipstick ini merupakan kolaborasi RR dengan beauty influencer Putricaya atau Puchh, former beauty editor Female Daily. Liquid lipstick kolaborasi RR dengan dua perempuan ini menghasilkan "Maxwell".

Berikut klaimnya:
A Red - Brownish with a Hint of Cool Blue Undertone
Maxwell is created in collaboration with 2 inspiring women, as the colour is thoughtfully picked by Putricaya and beautifully wrapped in a hand-drawn box by Ykha Amelz. A unique kind of red that allows you to be whatever you wish to be, just by playing along with its intensity.
Maxwell is for girls with guts, Maxwell is for everyone.

Saya sempat mengira Maxwell ini adalah warna merah yang biasa digunakan beauty blogger Pupu Paula, merahnya pin up girl 1950-an. Ternyata, aslinya lebih ke terracotta, warna orange bata but not too orange-ish. Kalau RR mau rilis warna bold red, saya juga mau banget beli.



Ini review Rollover Reaction X Puchh & Ykha Amelz "Maxwell":
Pros:
+ Liquid lipstick made in Indonesia, exclusively made from collaboration between RR x Putricaya and Ykha Amelz! Plus limited stock.
+ Dilengkapi dengan box berdesign menarik karya ilustrator Ykha Amelz.
kemasan karton berdesain pastel.
+ Liquid lipstick dikemas dengan frosted tube dan cap hitam berbentuk persegi panjang. Very sturdy!
+ Cap nggak gampang terbuka, putar tutup sampai terdengar "klik" artinya lipstick aman.
+ Dilengkapi dengan doe foot aplicator yang mudah digunakan, bisa menjangkau sudut-sudut bibir dan cupid area.
+ Cairan lipstick wangi vanilla tetapi nggak bikin eneg.
+ Mengandung moisturizer, Vitamin E, Vitamin C, dan UV Protection
+ Teksturnya lightweight, seperti mousse yang mudah diratakan ke seluruh area bibir.
+ Warnanya super pigmented! Nggak perlu polesan berulang kali karena sekali swipe, warnanya udah "keluar".
+ Matte finish, cepat mengering dan nggak lengket.
+ Staying power bisa 5 jam tanpa makan-minum. Kalau sudah makan atau minum, nggak langsung hilang, hanya bagian inner lips.
+ Kalau reapply, lipstick mudah dibaurkan tanpa membentuk dry patch.
+ Nggak bikin bibir kering asal pakai lip balm sebelum memulas liquid lipstick.
+ Ada informasi masa kadaluarsa, yakni hingga 2019.
+ Double function: bisa buat bibir dan pipi alias liquid blush on.


Cons:
- Not transfer free
- Kalau sudah lama dipakai, residu lipstick berlumuran di bibir tube.

Where to buy:
Official website Rollover Reaction

Price:
Rp119 ribu

Repurchase:
Definitely yes!

Rate:
4 out of 5



Monday, July 18, 2016

Review: Crazy Rich Asians

Credit here
Informasi buku:
Judul: Crazy Rich Asians (Kaya Tujuh Turunan)
Penulis: Kevin Kwan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Bahasa: Indonesia
Halaman: 480
Dimensi: 150mm x 230mm
Beli di: Bukabuku, Gramedia

Saya tertarik membeli buku ini karena Ika Natassa! Saban hari, penulis novel "Critical Eleven" ini nge-twit sedang membaca buku ini. Awalnya, sang publicist Ika, Odie juga pernah membahas buku ini, yang menurut dia memiliki cover lebih menarik dibandingkan dengan cover buku aslinya yang berbahasa Inggris.

Buku terjemahan bahasa Indonesia baru dipasarkan pada Juni 2016. Saya akhirnya membeli buku ini tanpa ekspektasi apa-apa. Siapalah dia Kevin Kwan, penulis buku fiksi ini?

Cover bukunya memang outstanding. Warna merah menyala, dengan font yang berhias naga, dan wajah perempuan berpenampilan chic.

Ternyata, buku ini tipikal genre favorit saya! Drama horang kayah: harta, tahta, skandal, drugs, anak-anak manja, high fashion, dan luxurious over the top lifestyle.

Kalau suka baca seri Shopaholic atau versi lokalnya klan keluarga Hanafiah karya Sitta Karina, pasti akan jatuh cinta dengan novel karya penulis yang pernah berdomisili di Singapura ini.

Ceritanya mayoritas ber-setting di Singapura, setelah itu Hong Kong, Shanghai, USA, dan Paris. Ada unsur proximity dengan Indonesia karena penulis menyelipkan sedikit kata terkait "Indonesia".

Gaya bertutur Kevin Kwan itu mengalir apa adanya. Dialognya bernada sarkas, nyinyir tetapi tetap enak dibaca. Coba saya baca versi bahasa Inggris ya tentu lebih "dapet" makna sarkasme-nya.

Berkat membaca buku ini, saya mendapatkan insight tentang kultur dan budaya orang Cina, terutama yang tinggal di Singapura. Bahkan istilah atau bahasa slang dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Buku ini bercerita tentang drama orang kaya keturunan Cina. Orang kaya yang kayanya gila-gilaan. Drama yang menyeret perempuan American born Chinese (ABC) Rachel Chu dan kekasihnya Nicholas "Nick" Young, laki-laki klan Young, orang kaya banget dari Cina Peranakan.

Menariknya, buku ini tidak hanya mengisahkan kisah cinta Rachel-Nick yang ditentang oleh keluarga besar Young tetapi juga orang-orang di sekitar mereka dan skandal yang dialami.

Memang ada banyak tokoh dalam buku ini tetapi karakter mereka kuat dan nggak bikin kehilangan fokus. Karakter tambahan inilah yang bikin drama makin berbumbu, getting juicier and flavorful. Yummy!

Kevin sangat detail mendeskripsikan para karakter dan background dalam novel. He did mention some well known designer but lots didn't ring any bells for me. Kevin tahu banget designer yang khusus melayani pelanggan eksklusif, kaum jetset yang kadang nggak ingin diekspos media. Makanya namanya asing banget bagi saya.

Saat ini saya sedang membaca seri lanjutan Crazy Rich Asians yang berjudul China Rich Girlfriend tetapi masih versi bahasa Inggris. Saya membeli di Mataharimall seharga Rp85 ribuan karena sedang diskon. Review menyusul ya!

I am so excited to watch Crazy Rich Asians' movie adaptation, maybe in 2017. Even better, Kevin Kwan is in the progress in making the last installment of the trilogy, will be titled "Rich People Problems". YAYYY!!!


Review: Avène Thermal Spring Water



I am a fan of face mist or water spray. Pertama kalinya saya berkenalan dengan face spray saat membaca artikel kecantikan di majalah remaja. Ketika itu face mist disebutkan sebagai penyegar saat wajah terasa kering. That's it.

Tetapi, seiring berjalanannya waktu, saya merasakan manfaat face mist bukan sekadar penyegar wajah tetapi juga melembabkan bahkan mengempeskan jerawat!

Face mist pertama yang saya coba adalah the on and only Evian. Setelah itu mencoba Bioderma Hydrabio Brume. Nah, paling anyar, saya sedang memakai Avène Thermal Spring Water. Overall, saya paling suka Avène face mist ini.

Berikut review Avène Thermal Spring Water:

Pros:
+ Melembabkan kulit yang terpapar AC seharian.
+ Mengurangi radang kemerahan pada jerawat namun tidak instant.
+ Semprotkan ATSW sebelum memakai moisturizer, makeup lebih tahan lama dan nggak cepat berminyak di T zone.
+ Rutin menyemprotkan ATSW sebelum tidur dan memakai krim malam, ketika bangun kulit wajah terasa lebih fresh.
+ Cukup semprot Avene dan nggak pakai apa-apa lagi saat di rumah saja, wajah tetap lembab.


Cons:
- A bit too pricey, compare with Bioderma and Evian.
- Butiran airnya tidak micro, rasanya disemprot air biasa dan butuh waktu untuk meresap.

Price:
Rp108 ribu untuk 50ml
Rp178 ribu untuk 150ml
Rp238 ribu untuk 300ml

Where to buy:
Sociolla, Guardian, Watsons, dan Century.

Repurchase:
Yes

Rating:
4 out of 5


Friday, July 15, 2016

FEATURED: Beauty Journal by Sociolla



Ini kali kedua saya submit tulisan ke Beauty Journal by Sociolla sejak "Write for Us" digelar sejak Mei 2016. Untuk gelaran perdana pada Mei lalu, saya termasuk 100 penulis yang mendapatkan voucher diskon Rp100 ribu untuk belanja di Sociolla.

Saya berhasil menjadi salah satu dari tiga penulis yang tulisannya terpilih di-publish di Beauty Journal by Sociolla edisi Juli 2016. Tulisan berupa review Redwin Daily Revitalising Nourishment Butter with Cocoa & Shea Butter yang pernah saya tulis di blog ini.


Bagusnya Sociolla memperbolehkan review yang pernah ditulis di blog pribadi. Yang tidak boleh itu tulisan yang sudah pernah dipublikasikan melalui media massa, termasuk media online.

Saya mendapatkan hadiah real size Redwin Cocoa & Shea Butter ukuran 750 ml! Senang sekali karena saya punya stock tambahan. Saya semakin semangat ingin terus menulis untuk Sociolla. Nggak cuma karena hadiah tetapi memang ingin memberikan informasi kepada pada beauty enthusiast.