Thursday, May 4, 2017

Cara Bikin Visa Jepang lewat Agen Perjalanan


Ini adalah pengalaman pertama saya mengajukan visa untuk mengunjungi negara Jepang. Oleh karena nggak ada waktu untuk bolak-balik mengurus visa sendiri ke Kedutaan, saya memilih menggunakan jasa agen yang berpengalaman, yakni Dwidaya Tour.

Saya memilih Dwidaya Tour karena rekomendasi rekan kerja suami yang lebih dulu menggunakan jasa Dwidaya. Setelah saya bandingkan dengan agen lainnya, Dwidaya Tour yang paling sesuai dengan kebutuhan saya. 

Pertama, Dwidaya Tour mematok harga pembuatan visa ke Jepang sebesar Rp505 ribu (sebelumnya Rp482 ribu). Per 1 April, biaya pembuatan visa ke Jepang naik menjadi Rp370 ribu dari sebelumnya Rp330 ribu. Informasi persyaratan dokumen visa ke Jepang bisa dicek di sini.

Kita tidak perlu membeli paket wisata, hotel, atau tiket pesawat di Dwidaya Tour untuk mendapatkan harga ini. Soalnya, ada agen wisata yang menerapkan harga pembuatan visa berbeda: pembuatan visa saja dan pembuatan visa plus pembelian produk lain agen tersebut.

Kedua, harga yang dipatok Dwidaya Tour terbilang terjangkau dibandingkan dengan agen travel lain yang mematok biaya di atas itu, berkisar Rp600 ribuan, dengan catatan hanya pembuatan visa.

Ketiga, Dwidaya Tour memiliki banyak kantor yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Keunggulannya, banyak kantor Dwidaya Tour berlokasi di shopping mall, seperti Lotte Shopping Avenue, Grand Indonesia, Pacific Place, dan lain-lain. Yang terdekat dari kantor saya adalah Dwidaya Tour di Lotte Shopping Avenue. Lunch time bisa saya manfaatkan untuk berkunjung ke sini.

Dwidaya Tour juga melayani pembuatan visa secara online. Kita tinggal daftar dan bayar langsung ke rekening yang tercantum atau menggunakan kartu kredit. Nah, dokumen tetap kita antarkan sendiri ke kantor Dwidaya Tour terdekat. Saya sih prefer datang langsung dan bayar di tempat.


Sebelum ke kantor Dwidaya Tour di LoVe, saya mengumpulkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pengajuan visa. Sudah banyak yang sharing tentang persyaratan visa Jepang bahkan bisa dicek di website Kedubes Jepang.

Berikut catatan singkat saya saat mempersiapkan dokumen pengajuan visa ke Jepang melalui Dwidaya Tour.

  • Saya berangkat bersama suami. Kami melampirkan fotocopy buku nikah dan Kartu Keluarga. Kami juga meminta surat keterangan bekerja dari kantor masing-masing.
  • Saya melampirkan rekening koran tiga bulan terakhir. Saya sendiri, suami pun juga melampirkan. Dari hasil browsing, minimal saldo tabungan: berapa hari di Jepang x Rp1,5 juta.
  • Melampirkan paspor lama. Hal ini dilakukan karena saya dan suami baru memperpanjang paspor tahun lalu. Memang sih sudah ada dua cap imigrasi keluar-masuk Indonesia (ketika ke Hong Kong, hanya dikasih kertas putih kecil dan nggak ditempel). Ketika paspor dikembalikan, paspor lama dan paspor baru ditempel dengan steples. Jadi, saya dan suami harus membawa dua paspor masing-masing ke Jepang.
  • Menulis dengan tinta hitam. Informasi ini disampaikan oleh travel consultant Dwidaya Tour, mbak Windy. Ketika membubuhkan tanda tangan, pastikan menggunakan pulpen bertinta hitam.
  • Setiap lembar dokumen tidak boleh di-steples melainkan disatukan menggunakan paper clip.
  • Dwidaya Tour LoVe menerima pembayaran tunai, debit, dan credit card. Namun, pembayaran dengan credit card akan dikenakan charge 2,5% kecuali kartu kredit ANZ.
  • Durasi pengajuan visa Jepang melalui Dwidaya Tour 5-7 hari kerja tetapi bisa saja lebih cepat. Saya menyerahkan dokumen pada 6 April 2017, kemudian dihubungi bahwa visa Jepang sudah bisa diambil pada 17 April 2017. Paspor yang sudah ditempel visa Jepang diambil kembali ke kantor Dwidaya Tour.

Setiap dokumen yang diserahkan akan diperiksa kembali oleh travel consultant Dwidaya Tour. Saat itu, saya dilayani oleh Mbak Windy yang cekatan merapikan dan mengecek dokumen pengajuan visa Jepang. Cek dan ricek itu penting. Saya hampir saja skip menandatangani form itinerary template dari Kedutaan. Setelah diketik, dilengkapi, dan di-print, wajib ditandatangani pada bagian bawah kolom itinerary dengan pulpen bertinta hitam.


Jika dibandingkan dengan mengurus visa sendiri ke Kedutaan, memang biayanya tidak sebesar menggunakan jasa agen perjalanan. Cocok buat yang jam kerjanya fleksibel atau nggak masalah minta izin keluar kantor ke atasan. Saya merekomendasikan Dwidaya Tour jika Anda ingin menggunakan jasa agen untuk pembuatan visa Jepang.


1 comment:

  1. saya biasanya urus sendiri sih win kalau visa krn ternyata ada pengalaman sendiri yg sulit di ungkapkan eeeaa bahasa gue. Tapi pernah sih bikin pakai travel agent saat mepeet banget mau jalannya. Memang pas buat yang susah atur jam kerja ya.

    ReplyDelete

Halo, terima kasih sudah mampir dan membaca. Silakan tinggalkan komentar pada kolom comment di bawah. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus.