Friday, July 14, 2017

Bebas Anyang-anyangan dengan PRIVE URI-CRAN


Sebagai perempuan yang bekerja sekitar 8 jam sehari di dalam ruangan kantor ber-AC, saya terbiasa buang air kecil dengan frekuensi minimal lima kali. Awalnya, saya mengira hal tersebut terbilang wajar. AC yang dingin memicu rasa ingin pipis.

Namun, sering kali saya terpaksa menahan rasa ingin buang air kecil karena terlalu sibuk berkutat dengan pekerjaan atau terjebak meeting. Setelah membaca artikel tentang anyang-anyangan, saya baru tahu jika kebiasaan saya terpaksa menahan pipis ternyata tidak baik untuk kesehatan.

Dari hasil browsing, saya menemukan bahwa menahan buang air kecil bisa memicu infeksi saluran kemih. Salah satu gejalanya adalah anyang-anyangan, yakni saat sedang buang air kecil, air yang keluar sedikit dan rasa yang muncul juga nyeri.

Faktanya, gejala anyang-anyangan lebih sering diderita oleh kaum perempuan. Pasalnya, secara anatomi, jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih.

Risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun. Dari hasil riset yang dipaparkan oleh PRIVE URI-CRAN, 5 dari 10 perempuan mengalami infeksi saluran kemih, yang gejala awalnya adalah anyang-anyangan.

Tentu pernah dengar kan, hasrat ingin pipis namun ketika sudah di toilet, justru malah nggak buang air kecil sama sekali? Apakah saya atau Anda mengalami gejala anyang-anyangan? Berikut tanda-tanya:

  • Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
  • Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
  • Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
  • Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  • Rasa perih ketika buang air kecil.
  • Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
  • Merasa lelah dan kurang sehat.
  • Demam

Wah, bisa fatal juga ya gejala anyang-anyangan ini, terutama untuk kaum perempuan. Pasti tersiksa sekali akibat rasa nyeri setiap buang air kecil. Kalau bisa, semampunya deh menghindarkan diri dari anyang-anyangan. Nah, apakah anyang-anyangan ini bisa disembuhkan?

Ternyata, buah Cranberry (Vaccinium oxycoccos) berkhasiat mengatasi masalah anyang-anyangan. Siapa yang mengira, buah yang bisa diolah menjadi jus buah ini memiliki kandungan antioksidan yang disebut Proantocyanidin, yang berfungsi mencegah dan menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih.

Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi.
Kandungan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin yang terdapat pada buah cranberry terbukti ampuh melawan kanker secara in vitro, namun kurang diserap di dalam tubuh manusia dan cepat dieliminasi dalam darah.

Khasiat antioksidan Proantocyanidin yang dimiliki oleh buah cranberry untuk mengatasi anyang-anyangan, bisa ditemukan pada obat yang dipasarkan perusahaan farmasi Combiphar, Uricran.

PRIVE URI-CRAN terdiri dari dua jenis: kapsul yang mengandung 250mg ekstrak cranberry dan PRIVE URI-CRAN Plus berupa kemasan sachet bubuk mengandung 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum.

Nah, bisa disesuaikan dengan selera nih. Enaknya minum yang serbuk dengan air dingin, berasa minum sirup cranberry deh. Eits, tetapi ini cranberry sebagai solusi alami mengatasi masalah gejala anyang-anyangan, yang berujung pada infeksi saluran kemih.






Di mana beli URI-CRAN?



Foto dokumentasi Uricran

2 comments:

  1. Anyang-anyangan memang bikin nggak nyaman ya

    ReplyDelete
  2. Untung sdh ada uricran ini yaa mba. Jadinya gak repot lg

    ReplyDelete

Halo, terima kasih sudah mampir dan membaca. Silakan tinggalkan komentar pada kolom comment di bawah. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus.