Tuesday, August 8, 2017

Review: Rich People Problems


Penantian berbuah manis! Setelah dibuat jatuh cinta dengan Crazy Rich Asians (versi Bahasa Indonesia) pada pertengahan tahun lalu, Kevin Kwan kembali memanjakan para penggemar dengan seri trilogi terakhir berjudul Rich People Problems yang dirilis pada Mei 2017.

Saya bersabar tidak membeli buku ini hingga ke Singapore. Secara penggemar di Singapore mendapatkan privilege, dijual lebih dulu di sana karena Kevin Kwan berdomisili di Singapore. Sempat tanya-tanya jastip, harganya lebih mahal di atas Rp300 ribuan.

Akhirnya, saya membeli Rich People Problems melalui Periplus online. Itu pun sudah beberapa kali sold out baik online maupun offline. 

(Baca: Review Crazy Rich Asians)

Secara fisik, bukunya paling besar dan tebal dibandingkan dengan dua buku sebelumnya. Warna hijau dan kuning bikin buku ini makin stand out. Bagaimana dengan alur ceritanya?

Well, saya menyarankan trilogi Crazy Rich Asians dibaca sejak buku pertama karena bukunya tidak stand alone melainkan berkelanjutan. Kalau baru baca buku kedua atau ketiga, dijamin bisa pusing sendiri. Wajib banget baca buku pertama, yang versi Bahasa Indonesia cover merah.

Ceritanya tentang kelanjutan kehidupan Nick Young dan Rachel Chu setelah menikah dan menetap di US. Namun, buku ketiga ini lebih menekankan hubungan Nick dan nenek Sang Su Yi (Ah Ma) serta kisah hidup Ah Ma yang nggak terekspos pada dua buku sebelumnya.

Ada tokoh-tokoh baru namun tokoh pendukung yang muncul sejak buku pertama masih hadir memberikan warna pada buku terakhir ini. Kita akan berkenalan dengan keturunan Young lainnya yang baru muncul di Rich People Problems.

Setiap karakter utama memiliki porsi konfliknya sendiri, baik Astrid Leong, Kitty Bing, bahkan Carlton Bao mendapatkan bab-nya sendiri.

(Baca: Review China Rich Girlfriend)

Membuka lembar demi lembar ibarat candu, nggak bisa berhenti karena saya diliputi rasa penasaran. Begitu banyak teka-teki yang perlu dipecahkan dengan cara berliku.

Namun, saya merasa Rich People Problems ditulis dengan tergesa-gesa. Teka-teki yang mengundang rasa penasaran dituntaskan tanpa dramatisasi, kurang gimanaaaa gitu ya. Entah karena kebanyakan tokoh dan problematikanya, rasa penasaran, tanda tanya yang dibangun sejak awal, terjawab dengan sekenanya. Ini opini saya ya.

Yang jelas, saya juga sedih trilogi ini berakhir. Saya mesti baca buku apa lagi nih yang setipe dengan ini? Hiks.


Author: Kevin Kwan
Publisher: Random House USA Inc
Language: English
Paperback: 384 Pages
Price: Rp248.000
Where to Buy: Periplus


A post shared by Edwina Hidayah (@mrswynnz) on




6 comments:

  1. aq lagi nungguin buku ini yang versi bahasa indonesia, heuheu.. gak jago bahasa inggris. bulan lalu ke gramedia katanya belum ada. jadi tambah gak sabar nih buat beli terus baca.

    candu banget bukunya karena seru bikin penasaran.

    ReplyDelete
  2. Aku belum baca bukunya nih. Ini ceritanya fiktif apa nyata, Mbak?

    ReplyDelete
  3. "Masalah Orang Kaya"

    Gw pikir buku komedi Win ._. Kok kayaknya bacaannya berat yak? Otak gw takut gak nyampe nih


    tulisandarihatikecilku.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  4. Aku udah ngincer banget buku ini! Soalnya so far suka banget sama dua buku sebelumnya.. Terus ga sabar katanya Crazy Rich Asians udah mau dibikin film ya kyaaa <3

    ReplyDelete
  5. akhirnya bisa beli bukunya.. trimakasih rekomendasi tokonya

    ReplyDelete
  6. judulnya menarik banget ya, orang kaya banyak problem juga ternyata :D

    ReplyDelete

Halo, terima kasih sudah mampir dan membaca. Silakan tinggalkan komentar pada kolom comment di bawah. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus.